Panduan Tata Cara Melaksanakan dan Menunaikan Shalat Tarawih

cara melaksanakan shalat tarawihPanduan Tata Cara Melaksanakan dan Menunaikan Shalat Tarawih – Jika telah memasuki bulan Ramadhantentunya seluruh umat muslim dimalam harinya akan melaksanakan ibadah shalat tarawih. Bagi Anda yang lupa panduan tata cara melaksanakan dan munaikan shalat tarawih, kali ini aspirasiblogger akan membahas mengenai hal tersebut.

Pada dasarnya shalat tarawih merupakan shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan. Untuk hukum shalat tarawih itu sendiri adalah sunnah, dimana shalat ini dianjurkan baik laki-laki dan perempuan. Pada dasarnya pelaksanaan dari shalat tarawih ini ada beberapa pendapat. Pendapat ini diikuti beberapa ulama mutaakhiriin (Ulama Kurun Terakhir). Jumlah rakaat shalat malam yang dilakukan Rasulullah adalah sebagai berikut :

  1. 11 rakaat terdiri dari 4 rokaat x 2 + 3 rakaat witir. Ini sesuai dengan hadist A’isyah yang diriwayatkan Bukhari.
  2. 11 rakaat terdiri dari 4 rokaat x 2 + 2 rakaat witir + 1 witir. Ini sesuai dengan hadist Ai’syah riwayat Muslim.
  3. 11 rakaat terdiri dari 2 rokaat x 4 & 2 rakaat witir + 1 witir. Ini juga diriwayatkan oleh Muslim.
  4. Ada juga riwayat Ibnu Hibban yang mengatakan 8 rakaat + witir.
  5. Ada juga riwayat yang mengatakan 13 rakaat termasuk witir.

Untuk shalat tarawih ada beberapa etika shalat tarawih, diantaranya yaitu:

  1. Berjamaah di masjid, disunnahkan untuk semua kalangan laki-laki dan perempuan. Untuk kaum lelaki disunnahkan menggunakan pakaian yang rapi dan bersih ketika ke masjid, sedangkan untuk perempuan sebaiknya juga menggunakan pakaian yang rapi, menutupi aurat, berjilbab, tidak menggunakan wangi-wangian dan make up.
  2. Sebaiknya mengikuti tata cara sholat tarawih sesuai yang dilakukan imam. Kalau imam sholat 8 rakaat + 3 rakaat witir, makmum mengikuti itu, jika ingin menambah sebaiknya dilakukan dirumah. Jika imam melaksanakan sholat 20 rakaat maka sebaiknya mengikutinya. Bila ia ingin hanya melaksanakan 8 rakaat, maka hendaknya ia undur diri dari jamaah dengan tenang agar tidak mengganggu jamaah yang masih melanjutkan sholat tarawih.
  3. Yang berniat untuk sholat malam (tahajud) dan yakin akan bangun malam, sebaiknya undur diri dengan tenang (agar tidak mengganggu yang masih sholat witir) pada saat imam mulai melaksanakan sholat witir. Malam harinya ia bisa melaksanakan sholat witir setelah tahajud. Bagi yang tidak yakin bisa bangun malam untuk sholat malam (tahajud), maka ia sebaiknya mengikuti imam melaksanakan sholat witir dan malam harinya dia masih disunnahkan melaksanakan sholat malam (tahajud) dengan tanpa melaksanakan witir.

Semoga panduan Tata Cara Melaksanakan dan Menunaikan Shalat Tarawih diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Selain itu ada beberapa artikel yang berhubungan dengan ramadhan seperti doa niat shalat tarawih dan doa niat puasa Ramadhan.

Panduan Tata Cara Melaksanakan dan Menunaikan Shalat Tarawih | Berita Hari Ini | 4.5