Forex

forex adalahForex – Apa sich forex itu? Forex merupakan perdagangan mata uang asing satu dengan mata uang asing lainnya. Sedangkan Forex trading atau trading valas adalah bisnis perdagangan mata uang. Dengan perputaran uang lebih dari $ 2 trilyun perhari, forex trading merupakan pasar finansial terbesar di dunia, jauh lebih besar dari pasar saham, komoditi maupun pasar finansial lainnya.

Yang diperdagangkan adalah mata uang negara-negara maju saja yaitu USD, Euro, GBP, Yen, CAD, AUD, NZD, CHF. Dan sifatnya adalah berpasang-pasangan misal EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDJPY, USDCHF, USDCAD, EURCHF, GBPCHF, AUDCAD, AUDJPY, EURJPY, GBPJPY, dll.

Keuntungan dari Forex Trading?

Salah satu keunggulan forex adalah adanya dua arah perdagangan. Artinya, tidak seperti perdaganan konvensional yang selalu dimulai dengan membeli lalu kemudian menjual, forex memungkinkan investor untuk menjual dulu, baru kemudian menutup transaksi dengan membeli. Dengan demikian, apapun kondisi market, investor selalu bisa mengambil untung.
Bila trend harga sedang naik maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi BUY (offer). Sedang bila trend harga sedang turun maka transaksi dilakukan dengan mengambil posisi SELL (bid). Contohnya :

Posisi BUY (offer)

Kita melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend naik (up trend). Setelah kita menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open position) yaitu “BUY’ dengan quantity 1000 ($10) ketika harga GBP/USD telah mencapai 1.8550 (misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian harga bergerak naik terus sampai 1.8640. kita lihat harga mulai bergerak lambat. Dan telah menyentuh garis resistan yang kuat. Kita memutuskan untuk melikuidasi (menutup) posisi kita di 1.8640. Maka dari transaksi ini kita mendapat keuntungan 90 poin ( 1.8640 – 1.8550 = 90 point)

Keuntungan yang kita peroleh

Dengan Quantiy 1000 ($10) adalah 10×90/100(leverage) = $9 (profit)

Posisi SELL (bid)

Kita melihat harga GBP/USD sedang mengalami trend turun (down trend)
Setelah kita menganalisa kita memutuskan untuk melakukan transaksi (open position) yaitu “SELL’ dengan quantity 10000 ($100) ketika harga GBP/USD telah mencapai 1.8860 (misalnya). Ternyata analisa kita benar beberapa saat kemudian harga bergerak turun terus sampai 1.8780. kita lihat harga mulai bergerak lambat. Dan telah menyentuh garis suppot yang kuat. Kita memutuskan untuk melikuidasi (menutup) posisi kita di 1.8780. Maka dari transaksi ini kita mendapat keuntungan 80 poin ( 1.8860 – 1.8780 = 80 point )

Keuntungan yang kita peroleh

Dengan Quantiy 10000 ($100) adalah 100×80/100(leverage) = $80 (profit)

Mata uang direct dan indirect

EURUSD, GBPUSD dan AUDUSD adalah contoh mata uang direct. Artinya, menguat/melemahnya nilai mata uang searah dengan arah pada grafik atau dealing quote. Misal: Jika Euro (EURUSD) pada dealing quote naik dari 1.200 menjadi 1.250, artinya mata uang euro menguat terhadap dollar. Pada grafik juga akan terlihat grafik yang naik.

Sebalinya, untuk USDJPY (YEN Jepang) dan USDCHF (Swiss), menguat/melemahnya nilau mata uang TIDAK searah dengan arah pada grafik atau dealing quote. Misal: Jika USDJPY (YEN) pada dealing quote turun dari 115.50 ke 115.00, artinya mata uang YEN menguat terhadap dollar. Pada grafik akan terlihat grafik yang menurun.

Analisa Forex

Sebelum trading, adalah suatu keharusan untuk Anda memiliki pengetahuan tentang analisa forex. Hanya ada 2 macam analisa, yaitu Fundamental dan Teknikal. Analisa Teknikal adalah analisa pergerakan harga dengan melihat grafik pergerakan harga sebelumnya ( 5 menit, 30 menit , 1 jam, atau 1 hari yang lalu) biasanya dilengkapi dengan indicator-indikator untuk melihat tren harga dan untuk memutuskan kapan harus masuk pasar (Entry) dan kapan harus keluar dari pasar (Exit). Sedangkan Analisa Fundamental adalah analisa yang didasarkan melihat perkembangan ekonomi suatu Negara. Misalnya kenaikan suku bunga bank, inflasi, NFP dll

Gambaran diatas adalah sekilas mengenai forex. Anda dapat meentukan kapan akan belajar forex itu sendiri.

Forex | Berita Hari Ini | 4.5